Interview User vs Interview HRD: Perbedaan, Pertanyaan, dan Tips
Tim Intervyou · 5 menit baca
Daftar isi

Foto: Alex Green / Pexels
Interview HRD dan interview user berbeda di dua hal utama: siapa yang mewawancarai dan apa yang dinilai. HRD dijalankan oleh tim Human Resources dan menilai motivasi, karakter, komunikasi, serta kecocokan dengan perusahaan. Interview user dijalankan oleh calon atasan atau tim yang membutuhkan kandidat, dan fokus pada kemampuan teknis serta kesiapan menjalankan tanggung jawab posisi. Mengenali tahap mana yang sedang kamu hadapi menentukan bagian mana dari jawabanmu yang perlu ditonjolkan.
Apa Itu Interview User dan Interview HRD?
Interview user dilakukan oleh calon atasan atau pihak dari divisi yang membutuhkan kandidat. Pertanyaannya lebih berkaitan dengan pekerjaan, seperti pengalaman yang relevan, kemampuan teknis, pemahaman terhadap posisi, dan cara menghadapi masalah.
Sementara itu, interview HRD adalah wawancara oleh pihak Human Resources untuk mengenal kandidat dari sisi pengalaman, motivasi, karakter, komunikasi, dan kecocokan dengan perusahaan. Pertanyaannya bisa membahas latar belakang, alasan melamar, kelebihan dan kekurangan, hingga rencana karier.
Perbedaan Interview User dan Interview HRD
Perbedaan interview HRD dan user terlihat dari fokus penilaiannya. HRD lebih banyak menilai kecocokan kandidat dengan perusahaan dari sisi karakter, motivasi, komunikasi, dan pengalaman. User lebih fokus pada kemampuan kandidat menjalankan pekerjaan dan menyelesaikan tanggung jawab yang diberikan.
Pihak yang mewawancarai juga berbeda. Interview HRD biasanya dilakukan oleh recruiter atau staf HR, sedangkan interview user bisa dilakukan oleh calon atasan, supervisor, team leader, atau anggota tim terkait.
Contoh Pertanyaan Interview HRD dan Jawabannya
Ceritakan Tentang Diri Anda
Gunakan rumus Present–Past–Future: kondisi saat ini, pengalaman relevan, lalu alasan tertarik pada posisi.
Contoh jawaban: "Nama saya Dewi, lulusan Ilmu Komunikasi dari Universitas Diponegoro. Saya punya pengalaman mengelola media sosial organisasi dan membuat konten informatif yang meningkatkan interaksi audiens. Saya berhasil menaikkan engagement sebesar 25% lewat perencanaan konten dan evaluasi performa rutin. Saya tertarik melamar sebagai Social Media Specialist di perusahaan ini karena ingin mengembangkan kemampuan content planning, copywriting, dan analisis media sosial."
Mengapa Tertarik Melamar di Posisi Ini
Hubungkan alasan melamar dengan kemampuan, pengalaman, atau bidang yang ingin kamu kembangkan.
Contoh jawaban: "Saya tertarik dengan posisi Data Analyst karena sesuai dengan kemampuan saya mengolah dan menganalisis data. Saya pernah mengolah data dengan Excel dan SQL di beberapa proyek kuliah. Saya ingin mengembangkan kemampuan itu sekaligus membantu perusahaan menghasilkan insight yang mendukung pengambilan keputusan."
Apa Kelebihan dan Kekurangan Anda?
Pilih kelebihan yang memang mendukung pekerjaan. Saat menyebut kekurangan, sertakan langkah yang kamu lakukan untuk mengatasinya.
Contoh jawaban: "Saya cukup teliti, terutama saat mengolah atau memeriksa data, dan terbiasa membuat daftar pekerjaan berdasarkan prioritas. Kekurangan saya, kadang terlalu lama mengecek karena ingin memastikan pekerjaan sudah benar. Sekarang saya mengatasinya dengan menetapkan batas waktu untuk proses pengecekan."
Mengapa Anda Ingin Bekerja di Perusahaan Ini?
Riset perusahaan sebelum interview, lalu hubungkan dengan alasan kamu tertarik pada posisi tersebut.
Contoh jawaban: "Saya tertarik bergabung karena visi dan misi perusahaan sejalan dengan tujuan karier yang ingin saya kembangkan. Fokus perusahaan sesuai dengan bidang yang saya minati, jadi posisi ini jadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus berkontribusi pada tujuan perusahaan."
Berapa Ekspektasi Gaji Anda?
Gaji berbeda menurut standar daerah, jenis pekerjaan, lokasi, dan tingkat pengalaman. Riset kisaran gaji sebelum interview supaya angka yang kamu sebut realistis.
Contoh jawaban: "Untuk ekspektasi gaji, saya berharap kompensasi yang sesuai dengan tanggung jawab posisi dan standar yang berlaku. Namun saya terbuka mendiskusikannya berdasarkan tanggung jawab pekerjaan dan keseluruhan benefit yang diberikan perusahaan."
Contoh Pertanyaan Interview User dan Jawabannya
Apa yang Anda Ketahui tentang Posisi Ini?
Gunakan pola tugas utama → tugas pendukung → skill yang dibutuhkan, lalu tunjukkan pemahamanmu soal kontribusi posisi terhadap perusahaan.
Contoh jawaban: "Menurut saya, Field Assistant bertugas utama membantu pelaksanaan kegiatan operasional di lapangan agar berjalan sesuai rencana dan prosedur. Selain itu, Field Assistant mengumpulkan data, membantu koordinasi tim, memantau kondisi lapangan, dan membuat laporan hasil kegiatan. Untuk mendukung kesiapan itu, saya terus melatih komunikasi, kerja sama tim, ketelitian, dan adaptasi di lapangan."
Apa Pengalaman yang Relevan dengan Posisi Ini?
Pakai pengalaman yang menunjukkan kemampuan sesuai kebutuhan posisi. Jika belum punya pengalaman kerja, pengalaman magang, organisasi, atau proyek kuliah sama-sama sah dipakai.
Contoh jawaban: "Pengalaman yang cukup relevan adalah saat saya mengerjakan penelitian selama kuliah. Saya bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data, mengecek hasil, lalu menyusun laporan. Dari situ saya terbiasa bekerja teliti, mengikuti tahapan kerja, dan menyelesaikan tugas sesuai target."
Bagaimana Cara Anda Menyelesaikan Masalah dalam Pekerjaan?
User ingin tahu cara kamu berpikir saat menghadapi kendala. Pakai pengalaman nyata agar jawaban lebih meyakinkan.
Contoh jawaban: "Saya biasanya mencari sumber masalahnya dulu sebelum menentukan tindakan. Misalnya saat menemukan data yang tidak sesuai, saya cek kembali sumber data dan proses pencatatannya. Setelah tahu penyebabnya, saya tentukan perbaikan yang diperlukan lalu cek ulang hasilnya."
Bagaimana Cara Anda Menghadapi Deadline Pekerjaan?
Jelaskan cara kamu menentukan prioritas dan mengatur waktu ketika punya beberapa pekerjaan sekaligus.
Contoh jawaban: "Saya lihat dulu deadline dan tingkat urgensi tiap tugas. Setelah itu saya tentukan prioritas dan bagi waktu untuk masing-masing. Kalau ada kendala yang berpotensi membuat pekerjaan terlambat, saya segera mengomunikasikannya ke atasan agar prioritasnya bisa disesuaikan."
Mengapa Kami Harus Memilih Anda?
Hubungkan kemampuan dan pengalamanmu dengan kebutuhan posisi.
Contoh jawaban: "Saya punya kemampuan dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan posisi ini. Saya juga terbiasa belajar saat menemukan hal yang belum dikuasai dan menyelesaikan pekerjaan sampai tuntas. Jika diberi kesempatan, saya ingin memakai kemampuan itu untuk membantu tim mencapai target sekaligus terus berkembang."
Terbukti Relate di TikTok
Selain dari portal karier, gambaran soal perbedaan interview HRD dan user juga banyak dibagikan lewat konten kreator di media sosial. Salah satu video yang cukup viral dengan 13,4 ribu likes dan 82 komentar berasal dari Valencia G. | Career Coach di TikTok yang membahas beda interview HR dan user. Intinya, mengenali siapa yang mewawancarai kamu membantu menentukan hal yang perlu lebih ditonjolkan dalam jawaban.
Bagaimana Cara Lolos Interview User dan HRD?
Agar lebih siap menghadapi interview user dan HRD, pahami posisi yang kamu lamar, pelajari job description, dan cari tahu tentang perusahaan. Jangan menghafalkan jawaban kata demi kata. Cukup pahami poin yang ingin kamu sampaikan supaya jawaban tetap terdengar natural saat berbicara dengan pewawancara. Kemnaker juga menyarankan jawaban sebaiknya sesuai dengan diri dan pengalamanmu, disampaikan dengan jelas, tegas, dan tidak berbelit-belit.
Setelah memahami perbedaan interview user dan HRD serta contoh pertanyaannya, lanjutkan persiapan dengan latihan, misalnya lewat simulasi interview dengan AI yang memungkinkan kamu berlatih menjawab secara langsung, mengevaluasi jawaban, dan membiasakan diri berbicara lebih lancar dan percaya diri.
Pertanyaan yang sering diajukan
Siap mempraktikkannya?
Latih langsung dengan Intervyou dan dapatkan feedback sebelum hari-H.
Coba Latihan Interview AI Gratis